Banner BlogPartner Backlink.co.id 11 Mutiara Kalam Dari Mbah Dullah (KH Abdullah Salam) 11 Mutiara Kalam Dari Mbah Dullah (KH Abdullah Salam) - Auladus Sholihin

11 Mutiara Kalam Dari Mbah Dullah (KH Abdullah Salam)

sosok Mbah Dullah atau KH Abdullah Salam pada semasa hidupnya (sumber: facebook,com)

11 Mutiara Kalam Dari Mbah Dullah (KH Abdullah Salam)

KH Abdullah Salam atau Mbah Dullah adalah seorang ulama karismatik asal daerah Pati. Karena sosoknya banyak menginspirasi dan sekaligus jadi panutan ulama lainnya. Termasuk diantaranya adalah seorang Gus Dur..

Saya pribadi juga termasuk pengagum beliau. Meskipun sejauh ini hanya tahu sosoknya melalui cerita biografi hidupnya, yang sempat saya tulis di sini..

Oh ya Mbah Dullah ini masih keturunannya Mbah Mutamakkin, yang merupakan seorang ulama kesohor di daerah Pati dan sekitarnya pada masa yang lalu. Bahkan sosoknya ini, lebih dikenal banyak orang sebenarnya. Itu terbukti dengan banyaknya orang-orang yang suka berziarah ke makamnya. Dan saya termasuk orang yang pernah berkunjung ke sana pada bulan April tahun 2025 kemarin..

Mbah Dullah juga masih ada kerabat dengan KH Sahal Mahfudz, yang merupakan mantan Rais Am PBNU. Jadi memang ketiga tokoh ini (Mbah Dullah, Mbah Mutamakkin dan KH Sahal Mahfudz), sejatinya masih satu nasab, dengan Mbah Mutamakkin yang paling sepuh dan KH Sahal Mahfudz yang paling muda..

Semasa hidupnya, Mbah Dullah ini punya beberapa dawuh yang bisa kita jadikan motivasi buat kita semua. Bahkan mungkin dawuhnya ini bisa dibilang sebagai mutiara kalam, yang sarat makna dan petuah..

Dan diantara mutiara kalam Mbah Dullah ini, yang saya himpun dari Mbah Nyai Sah istri beliau, Abah KH Ahmad Nafi' Abdillah Salam putra beliau, juga beberapa senior alumni PP Mathali'ul Huda Pusat Kajen adalah sebagai berikut:

1. Al-Quran iku keramat, sopo gelem ngrumat bakal keramut, sopo ora ngrumat bakal keremet (Al-Quran itu kitab keramat. Siapa mau merawatnya, ia akan merawat kita. Siapa yang tidak mau merawat, akan kena laknat).

2. Nek ora gelem ngamalno ngelmu iku koyo kuning-kuninge mundu, rupane apik tapi ora enak (Kalau tidak mau mengamalkan ilmu itu seperti kuning buah mundu, warnanya indah tapi tidak enak rasanya).

3. Ojo mencil sakdurunge muncul (Jangan bersembunyi dan memilih untuk terburu-buru uzlah sebelum kamu berdakwah secara nyata kepada masyarakat).

4. Dhawuhe poro ulama senajan gapuk iso dienggo cekelan (Perkataan para ulama meskipun lemah, masih bisa dibuat sandaran).

5. Nek iyo mosok ora-o, Nek ora mosok iyo-o (Kalau iya masa tidak, kalau tidak masa iya?)

6. Bondho dunyo nek digoleki malah ngece-ngece, nek dijarno malah teko dewe (harta dunia jika dicari malah lari, kalau dibiarkan akan datang sendiri)

7. Nek pengen anakmu dadi wong, shodaqoh-a, niati kanggo anak-anakmu! (Jika ingin agar anak-anakmu menjadi anak yang baik, maka bersedekahkahlah, dan niatkanlah sedekah itu untuk anak-anakmu!)

8. Mbah KH Abdullah Salam pernah ngendika, menasehati supaya penghafal Al-Qur'an yang mengajar tidak mencukupkan diri untuk menjaga hafalannya dengan hanya menyimak santrinya saja. Dhawuh Mbah Dullah: "Nyimak thok iku ora cukup. Kudu tetep Nderes dhewe, senajan maca bin nadhar (Nyimak saja itu tidak cukup. Harus tetap baca sendiri walaupun bacanya dalam hati)."

9. Ning endi wae, aja lali tawassul Wali. Tawassul Wali endi wae iku pada. Tawassul Wali penting kanggo gandengke maring taline Gusti Allah. (Dimana saja kamu berada, jangan lupa bertawassul dengan Wali/Kekasih Allah. Tawassul Wali mana saja sama. Tawassul Wali itu penting untuk menghubungkan dengan tali Allah SWT)

10. Kepada seorang santri yang keadaan mengharuskannya untuk maju menjadi Kepala Desa, Mbah Dullah pernah berpesan: “Dadiya Kepala Desa, aja dadi Kepala Dosa! (Jadi kepala dosa. Jangan jadi kepala dosa)”

11. “Nek kepengen entuk rezeki sing Entek-Entuk, tegese saben entek mesthi entuk, ya aja kuatir ngentekke rizki sing dinduweni ning dalane Gusti Allah. Kapan entek, mesthi entuk.” (Jika ingin mendapatkan model rizki yang Entek-Entuk, setiap habis pasti langsung dapat gantinya rizqi yang baru, ya jangan khawatir untuk menghabiskan rizqi yang dimiliki di jalan Allah. Setiap habis, pasti akan dapat lagi.)

Itulah ke-11 mutiara kalamnya Mbah Dullah yang banyak mengandung petuah untuk kita semua. Tentu ini bagus buat kita jadikan motivasi dalam kehidupan sehari-hari. Utamanya buat sebagai pedoman kita sebagai umat Islam..

Oke demikian informasi yang bisa kami share untuk kesempatan kali ini. Semoga ini bisa bermanfaat dan mohon maaf apabila ada salah-salah kata atau kalimat di dalam postingan yang kami tulis ini..

No comments for "11 Mutiara Kalam Dari Mbah Dullah (KH Abdullah Salam)"