Biografi Singkat Abah Guru Sekumpul (KH Muhammad Zaini Ghani)
ilustrasi gambar oleh pixabay (edited by auladus-sholihin.com)
Biografi Singkat Abah Guru Sekumpul (KH Muhammad Zaini Ghani)
Pastinya diantara kita, pernah atau sering mendengar sosok ulama Abah Guru Sekumpul. Ya beliau ini termasuk salah satu ulama yang cukup masyhur juga di negeri kita. Buktinya di setiap acara haulnya (tanggal 5 Rajab), selalu dihadiri oleh ribuan jama'ah dari berbagai daerah di Indonesia..
Lalu siapakah sebenarnya Abah Guru Sekumpul ini? Berikut ini adalah biografi singkat tentang beliau..
Abah Guru Sekumpul mempunyai nama asli KH. Muhammad Zaini Ghani. Beliau merupakan ulama yang karismatik dan dikenal di seluruh pelosok negeri Indonesia. Terutama di daerah Banjarmasin, Kalimantan..
Abah Guru Sekumpul merupakan merupakan zuriat ke-8 dari Syekh Muhammad Arsyad al-Banjari. Yakni, KH. Muhammad Zaini Ghani bin Abdul Ghani bin Abdul Manaf bin Muhammad Samman bin Saad bin Abdullah Mufti bin Muhammad Khalid bin Khalifah Hasanuddin bin Syekh Muhammad Arsyad Al Banjari (Datu Kalampayan)..
Laqob Guru Sekumpul merupakan panggilan akrab dari jamaahnya. Beliau lahir pada malam Rabu tanggal 27 Muharram 1361 H (11 Februari 1942 M) di desa Tunggul Irang Seberang, Martapura. Ketika lahir ia diberi nama Qusyairi. Namun karena sering sakit, kemudian namanya diganti menjadi Muhammad Zaini..
Sewaktu kecil, ia tinggal di Kampung Keraton. Ayahnya, Abdul Ghani, dan ibunya, Masliah merupakan keluarga yang kekurangan dari segi ekonomi. Ayahnya yang bekerja sebagai buruh penggosok batu intan, tidak memiliki pendapatan yang cukup untuk memenuhi kebutuhan ekonomi keluarganya..
Meskipun hidup prihatin dan sederhana, Zaini muda mendapatkan pendidikan yang baik dari ayahnya dan neneknya yang bernama Salabiah. Terus di lingkungan keluarga juga ia mendapat didikan yang ketat dan disiplin serta mendapat pengawasan dari pamannya, yaitu Syekh Semman Mulya..
Pada usia 5 tahun ia belajar al-Qur`an dengan Guru Hasan Pesayangan dan pada usia 6 tahun menempuh pendidikan di Madrasah Kampung Keraton. Lalu pada usia 7 tahun ia masuk ke Madrasah Diniyyah Pondok Pesantren Darussalam Martapura..
Selanjutnya pada sekitar tahun 1965 (usia 23 tahun), Abah Guru Sekumpul berangkat bersama pamannya, KH. Semman Mulya ke Bangil. Di Bangil ia dibimbing oleh Syekh Muhammad Syarwani Abdan selama beberapa waktu. Setelah memperoleh bimbingan spiritual, Zaini Muda kemudian disuruh sang guru untuk berangkat ke Mekkah menemui Sayyid Muhammad Amin Qutbi untuk mendapat bimbingan sufistik darinya..
Akan tetapi sebelum berangkat ke Makkah, ia terlebih dahulu menemui Kyai Falak (Mama Falak) Bogor. Dan di sini ia memperoleh ijazah dan sanad suluk dan thariqah. Sambil menunaikan ibadah haji, Abah Guru Sekumpul kemudian mendapat bimbingan langsung dari Sayyid Muhammad Amin Kutbi dan dihadiahi sejumlah kitab tasawuf..
Abah Guru Sekumpul wafat pada 10 Agustus 2005 (5 Rajab 1426 H), dalam usia usia 63 tahun di kediamannya yang sekaligus jadi kompleks pengajiannya, Sekumpul Martapura. Beliau meninggal karena kena komplikasi penyakit dari akibat gagal ginjal..
Oke demikian informasi yang bisa kami bagikan untuk kesempatan kali ini. Semoga ini bisa bermanfaat dan mohon maaf jika sekiranya ada salah-salah kata atau kalimat dalam tulisan yang kami buat ini..
*Diolah dari berbagai sumber

No comments for "Biografi Singkat Abah Guru Sekumpul (KH Muhammad Zaini Ghani)"
Post a Comment