15 Pemikiran Filsafat Tingkat Dunia Gus Dur
ilustrasi gambar oleh pinterest.com
1. “Orang yang masih terganggu dengan hinaan dan pujian manusia, dia masih hamba yang amatiran.”
2. “Tidak penting apapun agama atau sukumu. Kalau kamu bisa melakukan sesuatu yang baik untuk semua orang, orang tidak akan tanya apa agamamu.”
3. “Semakin tinggi ilmu seseorang, maka akan semakin tinggi toleransinya.”
4. “Agama mengajarkan pesan-pesan damai, namun ekstrimis memutarbalikannya. Untuk itu kita butuh Islam yang ramah, dan bukan Islam yang marah.”
5. “Perbedaan itu fitrah. Dan ia harus diletakkan di dalam prinsip kemanusiaan yang universal.”
6. “Memuliakan manusia, berarti memuliakan penciptanya. Sedangkan merendahkan dan menistakan manusia, berarti merendahkan dan menistakan penciptanya.”
7. “Esensi Islam tidak terletak pada pakaian yang dikenakan, melainkan pada akhlak yang dilaksanakan.”
8. “Jika kamu memusuhi orang yang berbeda agama dengan kamu, berarti yang kamu pertuhankan itu bukan Allah, tapi Agama. Jika kamu menjauhi orang yang melanggar moral, berarti yang kamu pertuhankan bukan Allah, tapi moral. Pertuhankanlah Allah, bukan yang lainnya. Dan pembuktian bahwa kamu mempertuhaknkan Allah adalah kamu harus menerima semua makhluk. Karena memang begitulah Allah.”
9. “Sebenar apapun tingkahmu, sebaik apapun perilaku hidupmu, kebencian dari manusia itu pasti ada. Jadi jangnlah terlalu diambil pusing. Terus saja jalan.”
10. “Perbedaan dalam berbagai hal (termasuk dalam suatu aliran dan agama), sebaiknya diterima. Karena sesungguhnya itu bukanlah sesuatu masalah.”
11. “Tuhan tidak perlu dibela, karena Dia sudah maha segalanya. Belalah mereka yang diperlakukan tidak adil.”
12. “Menyesali nasib tidak akan mengubah keadaan. Oleh karena itu, terus berkarya dan bekerjalah yang membuat kita bisa berharga di mata orang lain.”
13. “Kepemimpian yang baik, dapat membawa hasil yang baik dengan tanpa banyak menumpahkan darah.”
14. “Tidak ada jabatan di dunia ini yang perlu dipertahankan mati-matian.”
15. “Marilah kita bangun bangsa dan kita hindarkan pertikaian yg sering terjadi dalam sejarah. Dan inilah esensi tugas kesejarahan kita, yang tidak boleh kita lupakan sama sekali.”
15 Pemikiran Filsafat Tingkat Dunia Gus Dur
KH Abdurrahman Wahid atau yang sering biasa kita sapa Gus Dur adalah mantan presiden Indonesia yang ke-4 dan sekaligus cucu dari pendiri organisasi NU yakni KH. Hasyim Asy'ari. Selain itu beliau juga pernah menjadi ketua umum PBNU selama 3 periode (1984-1999)..
Gus Dur ini pada masa hidupnya, terkenal suka nyleneh ucapannya meski belakangan sering menjadi kenyataan. Atau dengan kata lain, ucapannya tersebut terkadang memang benar adanya alias fakta, meski mungkin kita tidak pernah menyadarinya..
Tentu bukan itu saja keistimewaan seorang Gus Dur. Namun beliau juga adalah seorang sosok yang pintar dan jenius. Itu dikarenakan beliau itu seorang pemikir yang hebat nan handal. Oleh sebab itu, maka kemudian banyak petuah, nasehat, ucapan dan atau pendapat yang lahir dari hasil pemikiran pria yang juga merupakan pendiri partai PKB tersebut..
Bukan hanya sekedar sebuah pemikiran. Namun hasil pemikiran ini juga layaknya sebuah filsafat tingkat dunia, yang mengandung banyak makna di dalamnya. Dan pastinya ke semuanya itu bisa kita renungkan dan lalu kita praktekkan dalam kehidupan kita sehari-hari..
Lalu seperti apakah contoh dari hasil pemikiran Gus Dur ini? Berikut ini adalah 15 diantaranya:
1. “Orang yang masih terganggu dengan hinaan dan pujian manusia, dia masih hamba yang amatiran.”
2. “Tidak penting apapun agama atau sukumu. Kalau kamu bisa melakukan sesuatu yang baik untuk semua orang, orang tidak akan tanya apa agamamu.”
3. “Semakin tinggi ilmu seseorang, maka akan semakin tinggi toleransinya.”
4. “Agama mengajarkan pesan-pesan damai, namun ekstrimis memutarbalikannya. Untuk itu kita butuh Islam yang ramah, dan bukan Islam yang marah.”
5. “Perbedaan itu fitrah. Dan ia harus diletakkan di dalam prinsip kemanusiaan yang universal.”
6. “Memuliakan manusia, berarti memuliakan penciptanya. Sedangkan merendahkan dan menistakan manusia, berarti merendahkan dan menistakan penciptanya.”
7. “Esensi Islam tidak terletak pada pakaian yang dikenakan, melainkan pada akhlak yang dilaksanakan.”
8. “Jika kamu memusuhi orang yang berbeda agama dengan kamu, berarti yang kamu pertuhankan itu bukan Allah, tapi Agama. Jika kamu menjauhi orang yang melanggar moral, berarti yang kamu pertuhankan bukan Allah, tapi moral. Pertuhankanlah Allah, bukan yang lainnya. Dan pembuktian bahwa kamu mempertuhaknkan Allah adalah kamu harus menerima semua makhluk. Karena memang begitulah Allah.”
9. “Sebenar apapun tingkahmu, sebaik apapun perilaku hidupmu, kebencian dari manusia itu pasti ada. Jadi jangnlah terlalu diambil pusing. Terus saja jalan.”
10. “Perbedaan dalam berbagai hal (termasuk dalam suatu aliran dan agama), sebaiknya diterima. Karena sesungguhnya itu bukanlah sesuatu masalah.”
11. “Tuhan tidak perlu dibela, karena Dia sudah maha segalanya. Belalah mereka yang diperlakukan tidak adil.”
12. “Menyesali nasib tidak akan mengubah keadaan. Oleh karena itu, terus berkarya dan bekerjalah yang membuat kita bisa berharga di mata orang lain.”
13. “Kepemimpian yang baik, dapat membawa hasil yang baik dengan tanpa banyak menumpahkan darah.”
14. “Tidak ada jabatan di dunia ini yang perlu dipertahankan mati-matian.”
15. “Marilah kita bangun bangsa dan kita hindarkan pertikaian yg sering terjadi dalam sejarah. Dan inilah esensi tugas kesejarahan kita, yang tidak boleh kita lupakan sama sekali.”
Itulah setidaknya 15 hasil pemikiran filsafat tingkat dunia ala Gus Dur. Tentunya kalimat-kalimat dari petuahnya beliau ini, semuanya benar-benar mengandung pesan positif untuk kita semua. Karena memang semuanya rata-rata mengajak dan atau mengajarkan terhadap hal-hal kebaikan..
Oke demikian ilmu dan informasi yang bisa kami bagikan pada kesempatan kali ini. Semoga bisa bermanfaat dan mohon maaf apabila ada salah-salah kata atau kalimat yang kami buat dalam postingan ini..
*diolah dari berbagai sumber

Terima kasih telah berbagi 15 poin inspiratif ini.
ReplyDeletesama2 mbak.. dan terima kasih juga sudah mampir dan komentar di mari..
DeleteTadi habis baca celetukan Gus Dur soal toa gara2 heboh berita toa akhir2 ini. Salam dari Bandung, Kak^^
ReplyDeleteSalam kenal juga ya dari kami.. Dan makasih sudah mampir kemari.. 🙏
Delete